Interview Seto Mulyadi (Ka Seto)

Kesimpulan Wawancara

Bahwa untuk menjadi pribadi yang sukses kita harus mempunyai kemauan yang keras dan semangat yang kuat, karena untuk menjadi sukses itu tidak instan dan datang begitu saja tetapi bagaimana diri kita sendiri yang menentukan apakah mau jadi sukses atau tidak. Dan jangan takut untuk bermimpi, karena mimpi itu merupakan berkhayal yang tidak dipungut biaya. Jadi bermimpilah yang sangat tinggi, untuk bisa menggoalkan mimpi itu kita harus bisa secara perlahan merealisasikannya. Mulai dari menulis mimpi dan cita – cita kita di kamar, dompet, binder, atau tempat lainnya yang sering kita lihat, karena dengan sering melihatnya kita dapat mengukur sudah sejauh mana langkah kita untuk bisa mewujudkan mimpi dan cita – cita kita tersebut.

Dan jangan takut mencoba hal yang baru, karena hal yang baru itu dapat membuat kita lebih menambah pengalaman dan pengetahuan, seperti yang Kak Seto alami ketika dua kali tidak diterima di fakultas kedokteran tetapi dia dengan sangat menerima masukan dari Pak Kasur untuk mencoba masuk ke dalam dunia psikologi yang sama sekali tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Lalu dengan bagaimana dengan kita sendiri? Seharus kita juga bisa mencontoh seperti Kak Seto yang dengan berani terjun di dunia yang belum pernah sama sekali dia ketahui, dan sampai saat ini justru Kak Seto sangat terkenal karena dunia psikologi anak yang membuatnya mendapatkan banyak penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri.

Kak Seto juga sangat prihatin dengan dunia anak di Indonesia yang semakin lama semakin tidak ada penghargaannya, karena saat ini di dunia televisi Indonesia sudah sangat jarang sekali tayangan buat anak – anak kecil. Ini yang membuat anak – anak Indonesia menjadi dewasa sebelum waktunya terlebih lagi akses internet yang sekarang juga sudah sangat mudah yang membuat anak – anak banyak membuka situs yang seharus tidak cocok untuk dikonsumsi oleh anak – anak. Seharusnya industry televisi di Indonesia harus dapat lebih menghargai hak anak untuk bisa mendapatkan program tayangan yang sesuai dengan usia anak – anak, tidak melulu tayangan kekerasan, sinetron, infotaiment, dan acara – acara music yang memutarkan lagu – lagu tentang perselingkuhan, cinta monyet, dan lagu bertemakan cinta lainnya.

Dari beberapa jawaban pertanyaan Kak Seto kita dapat mengambil sisi positifnya, dan mungkin suatu saat nanti kita bisa menjadi legend seperti beliau sehingga pengalaman yang beliau tuangkan walaupun sedikit dapat berguna sangat besar bagi saya dan teman – teman di masa yang akan datang.

Berry Muhammad Akbar

Iklan

Palermo 1 – 0 AC Milan

Hasil buruk didapatkan AC Milan dalan lawatannya ke markas Palermo. Rossoneri dipaksa pulang dengan tangan hampa usai menyerah dengan skor 0-1.

Bertempat di Renzo Babera, Minggu (20/3/2011) dinihari WIB, kemenangan Palermo berkat gol tunggal Dorin Goian.

Palermo sempat menguasai babak pertama, namun permainan Milan semakin apik di babak kedua dan menghasilkan beberapa peluang bagus. Sayang Milan tidak dapat mencetak gol balasan sehingga harus menelan kekalahan.

Il Diavolo Rosso tetap di puncak klasemen dengan nilai 62 terpaut lima angka dari Inter Milan yang ada di bawahnya. Namun jarak akan terpangkas menjadi dua poin jika Nerazzurri mempecundangi Lecce, Minggu (20/3) malam WIB.

Palermo dengan kemenangan ini naik ke urutan tujuh klasemen dengan nilai 43. Javier Pastore dkk. terpaut enam angka dari AS Roma yang menghuni slot terakhir ke zona Eropa.

Jalannya Pertandingan
Palermo langsung menggebrak setelah kickoff pertandingan dilakukan. Sebuah gol lahir saat laga baru berusia 11 menit.

Dorin Goian membuat Palermo memimpin 1-0. Diawali sepak pojok, bola jatuh ke kaki Goian. Para bek Milan tampak mengira ia offside namun pemain Rumania ini melepas sepakan keras yang bersarang di pojok kiri atas gawang yang dijaga Christian Abbiati.

Dua menit kemudian Milan mendapat peluang emas. Dari sepak pojok di sisi kiri, Mathieu Flamini menyentuh bola di depan gawang namun tidak ada yang menyambut. Alessandro Nesta yang ada di tiang jauh tidak sanggup menjangkaunya.

Menit ke-30 Javier Pastore memperoleh operan backheel dari Mauricio Pinilla saat mencapai pinggir kotak. Ia lantas menembak tapi masih melebar ke sisi kiri gawang.

Pastore! Pergerakan pemain muda ini benar-benar merepotkan pertahanan Milan. Sepakannya dari jarak dekat hampir saja berbuah gol andai Abbiati tidak menangkap bola.

Milan membalas melalui Antonio Cassano semenit kemudian. Ia melakukan tusukan dari sisi kanan dan menggiring bola ke sudut yang sempit sayangnya sepakan mantan Sampdoria in masih melambung di atas mistar Salvatore Sirigu.

Bombardir serangan Palermo terus menggempur Milan pasca restart. Operan Antonio Nocerino diterima Josip Ilicic yang menendang dan berhasil di selamatkan. Start bagus dari tim tuan rumah di babak kedua.

Di menit 49 serangan balik dilakukan Milan lewat Alexandre Pato dan Palermo kembali melawan. Pinilla dengan bola di sisi kiri, dia berlari memotong dan membuat tembakan. Akan tetapi bola masih tepat mengarah di pelukan Abbiati.

Satu lagi peluang didapat Palermo. Operan Federico Balzaretti diterima Pastore yang melepas umpan ke depan gawang. Matteo Darmian yang berada di posisi bagus gagal menjangkau bola. Keunggulan Palermo 1-0 belum berubah hingga menit 57.

Tim tamu mendapat tendangan bebas setelah pelanggaran dari Bazaretti di menit 63. Seedorf mendapat bola dan melepas sepakan yang masih sanggup dijinakkan Sirigu.

Tiga menit berselang, Sirigu harus berjibaku menyelamatkan gawangnya. Ignazio Abate mengoper kepada Robinho di sisi kanan yang diteruskan oleh tembakan dari Mathieu Flamini.

Kerja sama Cassano-Robinho membuat Sirigu kepayahan. Permainan Milan mulai membaik saat ini.

Di menit 79, Cassano menjemput Luca Antonini di sayap kiri yang melepas umpan silang kepada Gennaro Gattuso. Rino menyambutnya dengan sundulan tapi bisa dimankan Sirigu.

Fabrizio Miccoli! Lima menit menjelang berakhirnya waktu normal laga, Miccoli melakukan pergerakan di area penyerangan yang jarang dilakukan Palermo. Ia lantas membuat tembakan namun masih terlalu mudah buat Abbiati.

Abel Hernandez! Satu peluang terbuang! Kerja sama Hernandez-Miccoli berjalan apik, bola dikembali kepada Hernandez yang berada di dalam kotak. Ia cuma tinggal berhadapan dengan kiper namun tembakannya malah melebar.

Susunan Pemain
PALERMO: Salvatore Sirigu, Dorin Goian, Giulio Migliaccio, Ezequiel Munoz, Antonio Nocerino, Armin Bacinovic (Afriyie Acquah 69′) , Federico Balzaretti, Matteo Darmian, Mauricio Ferreira Pinilla (Abel Hernandez 89′), Josip Ilicic, Javier Pastore (Fabrizio Miccoli 73′)

AC MILAN: Christian Abbiati, Thiago Silva, Alessandro Nesta, Marek Jankulovski (Luca Antonini 16′), Ignazio Abate, Mark Van Bommel (Kevin-Prince Boateng 53′), Clarence Seedorf, Mathieu Flamini, Gennaro Gattuso, Antonio Cassano, Pato (Robinho 64′)

 

Berry Muhammad Akbar

Referensi : detiksport

Genoa – AC Milan 1 – 1

AC Milan gagal menjauhkan diri dari kejaran para pesaingnya. Dalam lanjutan kompetisi Serie A di giornata 24 yang berlangsung di Stadio Luigi Ferraris, Minggu (6/2), Rossoneri yang sempat unggul terlebih dahulu dipaksa bermain imbang 1-1 langsung oleh tuan rumah Genoa.

Dengan hasil ini, keunggulan lima poin Rossoneri terpangkas menjadi tiga angka. Pasalnya, pada saat bersamaan rival terdekat Napoli mampu unggul 2-0 (1-0) saat menjamu Cesena di Stadio San Paolo. Partenopei mengumpulkan 46 angka. Sementara, kekalahan ini membuat posisi Genoa turun ke peringkat ke-13 dengan jumlah 28 poin. Begitu pula dengan Cesena yang terjerembab di zona merah, peringkat ke-19 dengan jumlah 21 angka.

Sejak awal babak pertama, Milan yang menurunkan tiga striker Zlatan Ibrahimovic, Alexander Pato, dan Robinho mencoba mengurung pertahanan Genoa. Usaha yang membuahkan hasil di menit ke-29. Mendapat bola di kotak penalti, Ibra menyodorkan umpan di sela-sela kaki Giandomenico Mesto yang juga gagal disapu Kakha Kaladze. Pato yang datang dari second line dengan dingin mengelabui Eduardo. 1-0 untuk Milan.

Tertinggal membuat anak-anak asuhan Davide Ballardini bangkit dan menekan pertahanan Rossoneri. Setelah tendangan bebasnya dapat ditip Christian Abbiati, di pengujung babak pertama, Antonio Floro Flores yang lolos dari jebakan off-side mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di pengujung babak pertama.

Di awal babak kedua, tim tamu kembali menekan. Kiper Eduardo tampil gemilang dengan memotong umpan akurat Ibra yang tertuju pada Mathieu Flamini. Beberapa detik kemudian, usaha Robinho diblok gelandang Marco Rossi. Melihat kemandulan penyerangnya, pelatih Milan Massimiliano Allegri memainkan Antonio Cassano. Di lain pihak, Genoa bermain terbuka demi mencari gol kedua. Namun, sampai peluit akhir berbunyi kedua tim sama-sama gagal mencetak gol tambahan. Skor 1-1 bertahan sampai bubaran.

 

Berry Muhammad Akbar

Referensi : http://bola.liputan6.com/legacalcio/201102/319236/laju_milan_tersendat_di_genoa

AC Milan Vs Juventus 1 – 2 All Goals

Juventus menuntaskan lawatan mereka ke San Siro dengan meraih tiga poin penuh, menyusul kemenangan 2-1 atas Milan, Minggu (31/10) dinihari WIB.

Kemenangan tersebut menjadi hasil penting bagi Juventus untuk bisa memperbaiki posisi dan peluang mereka meraih scudetto di musim ini. Dengan tambahan tiga poin, Juventus kini menduduki posisi empat besar dengan 15 poin dari sembilan laga.

Sementara bagi Milan, kekalahan di kandang sendiri terasa menyakitkan. Pasalnya mereka gagal mengambil kembali posisi runner up di klasemen yang sehari sebelumnya dirampas Inter. Posisi tiga untuk sementara menjadi tempat Rossoneri dengan tetap mengoleksi 17 angka.

Jalannya Pertandingan

Milan memulai dengan gebrakan yang bagus. Alexandre Pato bahkan sudah mendapat kesempatan di menit pertama, meski tak cukup pede untuk menuntaskan dengan sempurna.

Di menit tujuh, giliran Zlatan Ibrahimovic yang mendapat peluang. Umpan Pato disambutnya dengan tendangan first time. Marco Storari memang takluk dan gagal menghalau bola, namun si kulit bundar hanya mengenai mistar gawang. Dua menit berselang, Storari berhasil meredam bola kiriman Ibra.

Tekanan Milan berlanjut. Sepak pojok yang diambil Andrea Pirlo disambut Sokratis Papastathopoulos dengan kepalanya. Namun dia gagal mengarahkan bola ke gawang Juventus.

Di menit 12, Felipe Melo ganti mengancam gawang Milan. Akan tetapi Cristian Abbiati masih sigap mengamankan gawangnya.

Di menit 19, Juventus menekan Milan dengan serangan balik dan Alessandro Del Piero menjadi penuntas serangan lewat tendangan kaki kiri. Sayang, bola masih tidak tepat sasaran.

Di menit 21, Rino Gattuso mengadu peruntungannya dengan tendangan jarak jauh. Namun arahnya masih tepat dalam jangkauan Storari.

Skor akhirnya berubah di menit 24. Adalah Fabio Quagliarella yang memecah kebuntuan lewat sontekannya yang menaklukkan Abbiati. 1-0 untuk Juventus.

Tekanan Juventus berlanjut dan Del Piero mengancam dengan sepakannya. Beruntung Abbiati masih sigap menghalau bola yang mengarah tepat ke gawangnya di menit 29.

Di menit 42, Ignazio Abate mengirim umpan silang ke depan gawang Juventus untuk disambut Kevin Prince Boateng. Akan tetapi pemain asal Ghana itu tidak sempurna dalam menyambut bola dan menyia-nyiakan kesempatan yang dimilikinya.

Di masa injury time, Milan mendapat dua kesempatan matang, yakni sundulan dan tendangan voli Ibrahimovic. Akan tetapi, jika tidak kiper Storari, pemain belakang Simone Pepe, yang berhasil menghalau bola dari gawang mereka.

Di paruh kedua, Juventus langsung menyerang dan menuai hasil dari strategi mereka itu di menit 65. Del Piero sukses menaklukkan Abbiati dengan tendangan kerasnya. Del Piero pun mengukir sejarah di level klub sebagai pencetak gol terbanyak di liga dengan 179 gol.

Tertinggal dua gol, Milan berusaha meningkatkan level serangan mereka. Hasilnya baru muncul di menit 82, di mana Ibrahimovic tak membuang kesempatan yang diciptakan Luca Antonini dengan umpan silangnya. Skor pun berubah menjadi 2-1.

Dengan waktu yang makin mepet, Milan terus menekan. Clarence Seedorf sempat memberikan ancman di masa injury time, tapi gagal menuai hasil bagus. Skor 2-1 untuk kemenangan Juventus pun bertahan hingga peluit panjang tanda pertandingan berakhir ditiupkan.

 

Berry Muhammad Akbar

Referensi : http://indonesiancommunity.net/hilmyinfo-com-344/ac-milan-dipermalukan-juventus-1-2-%5B-highlight-video%5D-611/

Brescia vs Milan 0-1 (Robinho Goal)

AC Milan meraih kemenangan penting dalam perjuangan mereka mengakhiri puasa Scudetto dengan mengalahkan tuan rumah Brescia 1-0, Minggu (24/4) dinihari WIB. Striker lincah Brasil Robinho menjadi pahlawan kemenangan berkat gol semata wayangnya di babak kedua.

Butuh tiga poin untuk memuluskan langkah ke tangga juara, Milan tampil menekan sejak menit pertama. Sebuah tendangan keras keras Mathieu Flamini tipis menerpa sisi gawang Brescia yang terlihat kesulitan meladeni permainan cepat Rossoneri.

Secara bergantian, Clarence Seedorf, Antonio Cassano, dan Robinho mengancam gawang tuan rumah di sepanjang babak pertama, tetapi hingga paruh pertama usai tidak ada gol tercipta.

Di babak kedua, Brescia memberikan perlawanan ketat dan tidak jarang merepotkan barisan pertahanan Milan. Namun upaya Andrea Caracciolo selalu menemui kegagalan termasuk sebuah tendangan bebas Alessandro Diamanti yang digagalkan mistar gawang.

Melalui sebuah perjuangan berat menahan gempuran tuan rumah, Milan akhirnya bisa mencetak gol pada menit 82. Kelengahan lini pertahanan Brescia berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Cassano yang memberikan umpan matang pada Robinho. Berdiri bebas, pemain Brasil itu tanpa kesulitan menaklukkan kiper Michele Arcari.

Dalam posisi tertinggal, Brescia mencoba menyamakan kedudukan tetapi kegemilangan Christian Abbiati memaksa tuan rumah harus mengakui keunggulan Milan.

Dengan hasil ini, Milan semakin dekat dengan status Scudetto, sementara Brescia harus berjuang keras hingga akhir musim untuk terhindar dari ancaman degradasi.

Berry Muhammad Akbar

Referensi : http://www.rs.goal.com/id-ID/match/50645/brescia-vs-ac-milan/report

Fiorentina VS AC Milan 1 – 2 All Goals & Highlights

AC Milan berhasil menjaga jarak dari kejaran para rival di klasmen Serie A Italia berkat kemenangan yang diraih I Rossoneri atas Fiorentina dinihari tadi. AC Milan sukses menumbangkan tuan rumah Fiorentina dengan skor 2-1, hasil ini sesuai dengan prediksi BolaGoalNet.

Bertanding di Stadion Artemio Franchi, Senin, 11 April 2011, dinihari WIB, AC Milan langsung menggebrak sejak peluit babak pertama dibunyikan. Hasilnya pada menit ke-2 Milan mendapatkan peluang mencetak gol melalui sepakan Seedorf namun masih mampu dihadang kiper Boruc.

Akhirnya Milan mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-8 melalui Seedorf. Berawal dari upaya mengumpan Zlatan Ibrahimovic kepada Clarence Seedorf, bola mampu dihalau oleh Gianluca Comotto. Namun, bola disambar kembali oleh Alexandre Pato yang langsung mengumpankannya kembali ke arah Seedorf. Tanpa membuang kesempatan, gelandang veteran asal Belanda itu mampu menaklukkan kiper Artur Boruc untuk membawa Milan unggul 1-0.

Tiga menit berselang Milan punya peluang menggandakan keunggulan. Berhadapan satu lawan satu dengan kiper sepakan Pato masih terhadang Boruc.

Selanjutnya Milan mendominasi jalannya laga. Namun La Viole tetap mampu mengkreasikan peluang yang salah satunya datang dari sepakan jarak jauh Adem Ljajic yang mengarah ke sudut bawah gawang dengan susah payah ditepis Abiatti.

Setelah tendangan Gianluca Zambrotta memanfaatkan umpan datar tendangan sudut Pato masih bisa ditepis kiper, Milan akhirnya menggandakan keunggulan di menit 41 melalui serangan yang terbangun rapi.

Bermula dari umpan backheel Kevin Boateng, Ibra menusuk ke muka kotak penalti Fiorentina dan mengembalikan pada Boateng yang menusuk di sisi kanan. Melakukan sprint ke arah kotak penalti bola yang diumpan Boateng ke muka gawang diceploskan menjadi gol oleh Pato. Milan unggul 2-0.

Unggul dua gol pada babak pertama membuat Milan sedikit mengendurkan serangan. Pada babak kedua, Fiorentina mampu mengembangkan permainan, dan berani tampil lebih menekan. Masuknya Khouma Babacar menggantikan Adem Ljajic juga turut menambah warna baru pada lini depan La Viola.

Meski bermain lebih bertahan ketimbang pada babak pertama, Milan tetap mampu menciptakan beberapa peluang emas menambah gol. Di antaranya diciptakan Ibra yang sayangnya gagal memaksimalkan dua peluang emas di mulut gawang.

Kegagalan Ibra itu harus dibayar mahal saat tuan rumah mampu mengais asa melalui gol yang memperkecil ketinggalan pada menit ke-79. Diawali tendangan Riccardo Montolivo yang sempat ditepis Christian Abbiati, bola muntah segera disambar Juan Vargas untuk mengubah skor menjadi 1-2.

Gol itu membuat semangat juang La Viola kembali meninggi. Permainan pun menjadi semakin sengit dan panas. Alhasil, Ibra yang baru kembali dari skorsing harus kembali mendapat kartu merah akibat memprotes keras wasit. Milan pun harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-87.

Sayang, dengan tambahan waktu 4 menit yang diberikan wasit, Fiorentina pun tetap gagal mencetak gol penyeimbang. Hingga akhir laga, Milan mampu mempertahankan keunggulan 2-1.

Kemenangan ini membuat Milan kembali menjauh dari kejaran Napoli. Milan kini punya 68 poin, unggul tiga dari Marek Hamsik cs yang punya angka 65.

Berry Muhammad Akbar

Referensi : http://yogyanews.com/hasil-dan-video-pertandingan-fiorentina-vs-ac-milan-serie-a-201011/

AC Milan vs Inter Milan 3 – 0 (All Goals & Full Highlights – 02/04/2011)

AC Milanberpesta. Dua gol dari Alexandre Pato dan satu gol Antonio Cassano membuat Milan menang 3-0 atas rival abadinya, Inter Milan, dalam laga lanjutan Liga Serie-A, Sabtu atau Minggu (3/4/2011) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat Milan makin mendekati scudetto.

Selain berhasil menjadi penguasa di kota Milan, kemenangan ini juga jadi pembalasan sempurna dari para pemain Milan untuk Pelatih Inter, Leonardo. Milan juga menjauh dari kejaran Inter di klasemen sementara Seri-A.

Milan mengokohkan posisinya di puncak klasemen dengan 65 poin, unggul lima poin atas Inter yang menempati peringkat kedua. Dengan tujuh sisa pertandingan, Milan ibarat sudah di ambang pintu juara.

Milan tampil beda dalam laga ini. Pelatih Massimiliano Allegri menerapkan formasi yang tak biasa, 4-3-1-2. Robinho diduetkan dengan Alexandre Pato di depan. Keduanya ditopang oleh gelandang serang gaek, Clerence Seedorf.

Sementara itu, Inter tetap tampil dengan formasi andalan, 4-3-3. Tridente di depan tetap dipercayakan kepada Samuel Eto’o, Goran Pandev, dan Giampaolo Pazzini. Urusan mengatur serangan diberikan kepada Wesley Sneijder.

Milan unggul terlebih dulu saat pertandingan baru memasuki detik ke-50. Alexandre Pato berhasil menjebol gawang Inter setelah memanfaatkan bola rebound dari upaya Robinho.

Pada menit ke-8, Milan seharusnya dapat hadiah penalti saat Maicon terlihat jelas melakukan handsball di kotak terlarang. Tetapi, wasit Nicola Rizzoli tak menilai tindakan Maicon tersebut pantas diganjar hadiah penalti.

Seperti sudah diprediksi sebelumnya, pertandingan yang bertajuk “Derby della Madoninna” ini berjalan menarik. Kedua tim saling jual beli serangan dan menciptakan beberapa peluang.

Peluang terbaik Milan terjadi pada menit ke-37. Bola hasil tendangan spekulasi Mark van Bommel membentur salah satu bek Inter dan hampir menjebol gawang Julio Cesar. Beruntung, masih ada mistar gawang yang menggagalkan upaya Milan untuk menambah gol.

Selang satu menit kemudian, giliran Inter yang nyaris mencetak gol. Bola tandukan Thiago Motta mengarah tepat ke gawang Milan. Beruntung, kiper Milan, Cristian Abbiati, masih bisa menyelamatkan gawangnya meski beberapa pemain Inter sempat melayangkan protes karena bola terlihat sudah melewati garis.

Tim tamu lagi-lagi mendapat peluang emas pada menit ke-44. Bola tendangan Eto’o masih melenceng di sebelah kanan gawang Abbiati, meski dirinya sudah lolos dari jebakan offside. Hingga akhir babak pertama, kedua tim tetap tak mampu mencetak gol meski banyak peluang yang tercipta.

Petaka bagi Inter terjadi di babak kedua. Inter harus bermain dengan 10 orang setelah Cristian Chivu diberi kartu merah karena mengganjal Pato yang mempunyai peluang besar untuk mencetak gol.

Keunggulan pemain benar-benar dimanfaatkan Milan. Pato kembali mencetak gol ke gawang Julio Cesar pada menit ke-62 lewat tandukannya. Usaha Ignazio Abate untuk menendang bola ke gawang malah menjadi umpan bagi Pato yang langsung menyelesaikannya dengan tandukan.

Sudah unggul 2-0, Milan terlihat mengendurkan serangan. Mereka menerapkan ball possession demi mempertahankan keunggulan sambil mencari celah untuk mencetak gol ketiga.

Milan sebenarnya bisa unggul lebih dari 2-0. Namun, akibat penampilan ciamik Julio Cesar di bawah mistar gawang Inter, peluang Milan yang didapat Robinho gagal dikonversikan menjadi gol.

Milan akhirnya berhasil mencetak gol ketiga seusai mendapat hadiah penalti pada menit ke-89. Penalti diberikan setelah kapten Inter, Javier Zanetti, menjatuhkan Antonio Cassano, yang juga dipercaya melakukan eksekusi dan sukses.

Ironisnya, beberapa menit seusai mencetak gol, Cassano malah menerima kartu merah. Palanggarannya terhadap Ivan Cordoba terbilang tidak perlu mengingat Milan sudah unggul jauh atas lawannya.

Susunan pemain

AC Milan: Christian Abbiati, Thiago Silva, Alessandro Nesta, Gianluca Zambrotta, Ignazio Abate, Mark Van Bommel (Matthieu Flamini 51), Kevin-Prince Boateng, Clarence Seedorf, Gennaro Gattuso, Robinho (Antonio Cassano 79), Pato (Urby Emanuelson 83)

Inter Milan: Julio Cesar, Cristian Chivu, Andrea Ranocchia, Javier Zanetti, Maicon, Esteban Cambiasso (Dejan Stankovic 71), Thiago Motta, Samuel Eto’o, Goran Pandev (Ivan Cordoba 55), Giampaolo Pazzini (Diego Milito 63), Wesley Sneijder

Berry Muhammad Akbar
Referensi : http://www.detikpos.net/2011/04/ac-milan-vs-inter-milan-3-0-ac-milan-di.html